106 dari 201 Pengemplang Pajak Sudah Bayar, DJP Kejar Sisanya

4 days ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
106 dari 201 Pengemplang Pajak Sudah Bayar, DJP Kejar Sisanya Direktur Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto (tengah) dalam media gathering DJP di di Kantor Wilayah DJP Bali, Selasa (25/11).(MI/ Insi Nantika Jelita)

DIREKTORAT Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mengejar wajib pajak yang masih menunggak. Sebanyak 106 dari 201 pengemplang pajak tercatat telah melakukan pembayaran.

Hingga 24 November 2025, pembayaran tunggakan pajak yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp11,99 triliun. Namun, angka ini masih di bawah target pemerintah sebesar Rp20 triliun untuk tahun ini.

“Alhamdulillah, dari target Rp20 triliun,  kami bisa mencairkan Rp11,99 triliun. Kami terus akselerasi ini," ujar  Direktur Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto dalam media gathering DJP di Denpasar, Bali, Selasa (25/11).

Untuk mempercepat pemulihan tunggakan pajak, pihaknya melakukan penagihan aktif dan membentuk satuan tugas atau task force penanganan tindak pidana perpajakan. Ia menerangkan DJP juga memanfaatkan berbagai sumber data pembanding, antara lain data penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor ekstraktif seperti minerba. Data tersebut digunakan untuk mencocokkan volume produksi dan pembayaran pajak yang seharusnya diterima negara.

Tunggakan yang sudah bertahun-tahun juga menjadi fokus penindakan. Selain penagihan langsung, DJP meningkatkan kerja sama dengan lembaga jasa keuangan dan aparat penegak hukum untuk memperkuat langkah penyitaan hingga pemblokiran rekening.

"Analisis transaksi keuangan yang mencurigakan turut ditelusuri melalui Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)," jelas Bimo. Proses penghapusan pembukuan tagihan, tambahnya, tidak berarti menghilangkan hak negara dalam melakukan penagihan. Sejumlah kasus bahkan dialihkan penanganannya melalui kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Tata Usaha Negara (Jamdatun) dan Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung. (M-1)

Read Entire Article