Ketegangan AS-Iran meningkat setelah jet tempur F-35C menembak jatuh drone Iran yang mendekati USS Abraham Lincoln. Iran juga sempat ancam bajak tanker minyak.(Centcom)
SITUASI di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah militer Amerika Serikat menembak jatuh sebuah drone milik Iran yang dianggap melakukan pendekatan agresif terhadap kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab, Selasa. Insiden ini terjadi hanya beberapa jam sebelum pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) mencoba mencegat sebuah kapal tanker berbendera AS di Selat Hormuz.
Juru bicara Komando Sentral AS (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins, menyatakan bahwa drone tersebut terus terbang mendekati USS Abraham Lincoln meskipun langkah-langkah de-eskalasi telah dilakukan di perairan internasional.
"Drone Iran tersebut terus terbang menuju kapal meskipun langkah-langkah de-eskalasi telah diambil oleh pasukan AS yang beroperasi di perairan internasional," ujar Hawkins.
Sebuah jet tempur F-35C dari kapal induk Lincoln akhirnya menembak jatuh drone tersebut untuk melindungi personel dan aset AS. Hawkins memastikan tidak ada anggota layanan Amerika yang terluka atau peralatan yang rusak dalam insiden tersebut.
Ancaman Pembajakan di Selat Hormuz
Hanya berselang beberapa jam, drama berlanjut di Selat Hormuz. Dua kapal cepat Iran mendekati M/V Stena Imperative, sebuah kapal tanker kimia berbendera AS. Kapal-kapal tersebut mengitari tanker dengan kecepatan tinggi sebanyak tiga kali, sementara sebuah drone Mohajer milik Iran terbang di atasnya.
Pihak Iran bahkan sempat mengeluarkan ancaman melalui panggilan radio, mereka akan menaiki dan menyita tanker tersebut. Ketegangan mereda setelah kapal perusak USS McFaul tiba di lokasi untuk mengawal tanker tersebut keluar dari area berbahaya dengan dukungan udara dari Angkatan Udara AS.
Hawkins mengecam tindakan tersebut sebagai contoh "ketidaprofesionalan dan perilaku agresif" Iran yang meningkatkan risiko salah kalkulasi bagi kapal-kapal yang beroperasi di wilayah tersebut.
Diplomasi di Ambang Kegagalan
Rentetan insiden militer ini terjadi tepat sebelum pejabat AS dan Iran dijadwalkan bertemu, Jumat, untuk negosiasi diplomatik guna mencegah bentrokan militer lebih lanjut. Namun, rencana pertemuan tersebut kini terhambat setelah Teheran meminta perubahan lokasi dan pembatasan cakupan pembicaraan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan pertemuan yang dipimpin utusan khusus Steve Witkoff masih terjadwal, namun opsi militer tetap terbuka.
"Pertemuan tersebut masih dijadwalkan hingga saat ini, tetapi tentu saja Presiden selalu memiliki berbagai opsi di atas meja, dan itu termasuk penggunaan kekuatan militer," tegas Leavitt.
Presiden Donald Trump sendiri mengonfirmasi bahwa dialog masih berlangsung, namun ia mengingatkan konsekuensi serius jika kesepakatan gagal dicapai.
"Saat ini kami sedang berbicara dengan mereka. Kami sedang berbicara dengan Iran, dan jika kami bisa mengupayakan sesuatu itu akan luar biasa, dan jika tidak bisa, mungkin hal-hal buruk akan terjadi," kata Trump, Senin.
Saat ini, AS telah mempercepat penempatan kekuatan militer di Timur Tengah, termasuk Grup Tempur Kapal Induk Lincoln yang dilengkapi dengan skuadron pesawat tempur canggih seperti F/A-18E Super Hornet dan EA-18G Growler untuk mengantisipasi eskalasi lebih lanjut. (CNN/Z-2)

2 hours ago
4




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439875/original/004558000_1765404713-000_87QT9HP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1784724/original/023805100_1511922219-aws03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417262/original/092794200_1763526594-cloudflare-outage.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435582/original/076987400_1765080408-Andreas_Diantoro_1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3620641/original/042085600_1635848858-thibault-penin-AWOl7qqsffM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5433135/original/058819000_1764836642-Be_My_Eyes_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436024/original/001356600_1765153687-eFootball_FIFAe_World_Cup_2025_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4674052/original/076994700_1701737215-Trailer_Pertama_GTA_VI_Dirilis_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435865/original/018033100_1765100669-Telkomsat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4674439/original/063778600_1701756971-Trailer_1_Illustration__16x9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332528/original/097261700_1756516083-AP25241696205448.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436597/original/002544100_1765180003-Kolaborasi_Genshin_Impact_dan_Duolingo__Doc.Genshin_Impact_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5441285/original/023726500_1765471105-Jek.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386375/original/085358300_1761003995-ClipDown.com_565184443_18567659467062582_2560723440728489053_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442113/original/056839600_1765528039-Ilustrasi_smartphone__tablet__dan_laptop.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439908/original/087972500_1765413238-WhatsApp_Image_2025-12-10_at_13.00.15.jpeg)
