IPKD Pacu Pemda Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Keuangan

1 month ago 14
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

BADAN Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan Sosialisasi Pedoman Penginputan dan Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Tahun Anggaran 2024, Tahun Ukur 2025 secara virtual dari Command Centre BSKDN pada Rabu (1/10).

Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo menegaskan, pengelolaan keuangan daerah merupakan salah satu pilar penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik. Melalui IPKD, pemerintah pusat berupaya mengukur sekaligus memacu kinerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Keberadaan IPKD ini dapat memacu dan memotivasi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dalam meningkatkan kinerja pengelolaan keuangannya," ungkapnya.

Sementara itu, Yusharto juga mengatakan, selain menjadi instrumen pengukuran, IPKD juga berfungsi sebagai sarana publikasi dan pembelajaran antardaerah. Hasil pengukuran yang diumumkan secara terbuka memungkinkan setiap daerah untuk melakukan evaluasi dan berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan.

Pemerintah daerah dengan capaian terbaik akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja mereka dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih dan berintegritas.

"Kami akan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang tentunya berpredikat terbaik secara nasional dari pengukuran IPKD ini, adapun nantinya hasil pengukuran IPKD akan dikategorikan berdasarkan kemampuan keuangan daerah yakni sangat tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memperkuat pemahaman tim pengelola IPKD di daerah sehingga proses penginputan dan pengukuran dapat berjalan sesuai pedoman yang berlaku.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tim yang menangani IPKD provinsi, kabupaten dan kota dapat memahami teknis penginputan dan pengukuran IPKD dengan lebih baik," tambahnya.

Di sisi lain, dirinya juga menjelaskan terkait adanya perubahan mekanisme pengukuran IPKD 2025. Menurutnya, pembaruan tersebut sejalan dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan daerah. Pembaruan tersebut mencakup penyesuaian indikator, penyederhanaan dokumen keuangan yang dipublikasikan, hingga penyempurnaan sistem pemeringkatan.

Dengan mekanisme baru tersebut, hasil pengukuran diharapkan dapat lebih obyektif dan proporsional sehingga mendorong daerah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Maka dari itu, untuk memudahkan pemerintah daerah dalam menginput dan mengukur IPKD, kami telah menyusun pedoman teknis penginputan dan pengukuran pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2024, tahun ukur 2025. Kami juga berkomitmen untuk mendampingi Bapak/Ibu dalam memahami pendoman ini," pungkasnya.(E-4)

Read Entire Article