Peluang Surplus Dagang Indonesia masih Terus Terbuka

1 month ago 18
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Peluang Surplus Dagang Indonesia masih Terus Terbuka Kesibukan aktifitas bongkar muat kontainer di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta.(MI/Usman Iskandar)

KEPALA Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, potensi Indonesia untuk tetap membukukan surplus neraca perdagangan dalam beberapa bulan ke depan masih cukup besar, meskipun trennya mulai menyempit.

Pada Agustus 2025, menurut laporan BPS, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar US$5,49 miliar atau sekitar Rp91,57 triliun (kurs Rp16.685). Surplus ini berasal dari ekspor yang mencapai US$24,96 miliar atau sekitar Rp416,34 triliun, sementara impor tercatat US$19,47 miliar atau sekitar Rp324,77 triliun.

Surplus perdagangan tersebut terutama ditopang oleh kinerja nonmigas yang masih kuat, sedangkan sektor migas tetap mengalami defisit.

Dari sisi ekspor, sumbangan terbesar datang dari industri pengolahan serta komoditas pertanian, khususnya minyak sawit. Sementara itu, impor nonmigas pada Agustus mengalami penurunan secara tahunan, meskipun secara kumulatif impor barang modal masih meningkat.

"Peluang Indonesia untuk tetap membukukan surplus dagang dalam beberapa bulan ke depan masih cukup besar," kata Josua, Rabu (1/10).

Ia menjelaskan  surplus berpeluang berlanjut karena beberapa faktor. Pertama, tren harga komoditas energi cenderung melemah, sementara komoditas pertanian, terutama minyak sawit, masih relatif kuat. Hal tersebut dianggap membantu nilai ekspor tetap bertahan meski permintaan batu bara melemah. 

Faktor kedua, defisit migas diperkirakan masih bertahan, tetapi pada Agustus impor nonmigas turun cukup dalam sehingga secara bulanan neraca nonmigas mencetak surplus besar. Ketiga, mitra dagang utama seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menyerap produk berbasis pengolahan, sawit, dan besi-baja.

"Sehingga, penopang ekspor tidak semata bergantung pada energi," ucapnya.

Namun, ungkap Josua, ada beberapa tantangan yang perlu diwaspadai karena berpotensi memperkecil surplus ke depan. Yakni, lonjakan pengiriman ke beberapa pasar sebelum kebijakan tarif resiprokal AS diberlakukan telah mendorong ekspor lebih awal. 

"Tanpa dorongan itu, laju ekspor cenderung kembali normal pada paruh kedua tahun sehingga kontribusinya ke neraca berkurang," kata Josua.

Ia melanjutkan, secara kumulatif Januari–Agustus 2025, impor barang modal tumbuh signifikan, menunjukkan fase investasi yang akan menarik lebih banyak mesin dan peralatan. Hal ini dianggap positif bagi kapasitas produksi, tetapi secara akuntansi mempersempit surplus ketika barang modal masuk lebih cepat dari realisasi ekspor tambahan.

Tantangan lainnya, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, impor bahan baku dan konsumsi biasanya menguat. Jika perbaikan daya beli terjadi bersamaan, penurunan impor yang terlihat pada Agustus bisa berbalik naik. "Sehingga, surplus bulanan cenderung menyempit," tuturnya. (Ins/E-1)

Read Entire Article