Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (kedua kiri) memberikan pernyataan didampingi Wakil Ketum PBNU KH Amin Sahid Husni (kiri) Sekjen PBNU KH Saifullah Yusuf (kedua kanan) dan Bendahara Gus Gufdhan, saat konprensi Pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (16/2/202(MI/Adam Dwi)
PONDOK Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, memastikan bersedia menjadi tuan rumah pertemuan ulama dan kyai untuk menyelesaikan konflik di internal PBNU. Namun, Ponpes Lirboyo mengajukan dua syarat yang harus dipenuhi.
Juru Bicara Pesantren Lirboyo KH Oing Abdul Muid Shohib atau Gus Muid yang dihubungi, Selasa (25/11) mengatakan dua pengasuh KH Anwar Manshur serta KH Kafabihi Mahrus, sudah menyatakan Lirboyo bersedia menjadi tuan rumah pertemuan tersebut.
“Dua pengasuh sudah memberikan lampu hijau merestui pertemuan itu dilakukan di Ponpes Lirboyo. Ini didasari keprihatinan dengan kondisi NU saat ini,” kata Gus Muid.
Hanya saja, kata Gus Muid, ada dua syarat yang harus dipenuhi untuk menyelenggarakan pertemuan itu di Ponpes Lirboyo, yakni pertama pertemuan tersebut harus dihadiri jajaran PBNU yang sedang berkonflik.
“Jadi, kami bersedia menjadi tuan rumah dengan catatan, bahwa di pertemuan itu kedua belah pihak harus datang,” katanya tanpa menjelaskan siapa kedua yang berkonflik tersebut.
“Publik sudah tahu. Siapa sekarang yang berkonflik,” ujarnya.
Sedangkan untuk syarat kedua, yakni Ponpes Lirboyo meminta agar semua kyai sepuh, baik yang masuk di jajaran Syuriyah PBNU dan pengasuh pondok pesantren harus diundang dalam pertemuan nanti.
Alasannya, menurut Gus Muid, kyai-kyai sepuh pemangku pesantren bisa diibaratkan turut memiliki NU. “Mereka Ashabul Ma’had para pemangku pesantren itu,” ujarnya.
Ditanya kapan pertemuan akan berlangsung, Gus Mudi menyatakan tidak mengetahuinya. Pihaknya hanya sebagai tuan rumah saja. Soal jadwal tersebut, ia menyerahkan sepenuhnya kepada PBNU.
“Kalau memang sudah ada kata sepakat, nggih, silakan dijadwalkan. Kita siap jadi tuan rumah. Soal kapan, tergantung mereka,” ujarnya.
Konflik PBNU
Konflik di internal PBNU bermula dari adanya hasil keputusan syuriah di NU yang menuntut agar Ketua Umum PBNU Yahya Kholil Status (Gus Yahya) mengundurkan diri dari jabatannya. Dorongan itu muncul dengan alasan Gus Yahya telah mengundang peneliti pro Israel di acara PBNU sebagai pembicara.
Peneliti itu ialah ilmuwan politik Amerika Serikat, Peter Berkowitz. Namun, Gus Yahya menolak. Ia menegaskan menolak mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU.
Siapa Peter Berkowitz?
Peter Berkowitz lahir dari keluarga Yahudi pada 1959. Ia meraih gelar Sarjana Sastra Inggris pada 1981 dari Swarthomore College di Pennsylvania, Amerika Serikat (AS).
Tiga tahun setelahnya tepatnya pada 1984, Berkowitz mendapatkan gelar Magister Filsafat dari Universitas Ibrani Yerusalem, Israel.
pada 2012, Berkowitz juga menerbitkan buku berjudul Israel and the Struggle Over the International Laws of War.
Lewat buku itu, Berkowitz membela Israel atas berbagai kritik hukum internasional seperti Goldstone Report dan insiden flotila Gaza.
Goldstone Report adalah buku yang berisikan hasil investigasi oleh Richard Goldstone dan timnya, berdasarkan mandat Ketua Dewan HAM PBB, atas pelanggaran-pelanggaran hukum internasional dan hukum humaniter terhadap Palestina. (FL/E-4)

3 days ago
5

























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352887/original/013654100_1758144467-AP25260720491829.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4757356/original/067911600_1709187898-20240229-Bayi_Tahun_Kabisat-HER_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5365763/original/083910100_1759205804-forummmz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365457/original/065733600_1759191676-ZZZ_Lucia_Combat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363907/original/014665300_1758988648-000_76Y74T9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3380737/original/042829200_1613651275-20210218-Pelatihan-Memandikan-Bayi-bagi-Ibu-Baru-herman-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325970/original/059384700_1756056711-000_72CF2LG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366602/original/044891100_1759247254-Ringkasan_Fitur_Baru_Live_Photos_WhatsApp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368069/original/029796200_1759335348-IMG_20251001_174918_465.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366659/original/028321500_1759267918-Bayern-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363054/original/028232900_1758880182-Hipcon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365512/original/026460700_1759199262-KISCC_2025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365460/original/007445600_1759192162-Zenless_Zone_Zero_versi_23_01_.jpg)