Proses Penyelidikan dan Penyidikan yang tidak Diberi Batas Waktu Digugat ke MK

3 days ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Proses Penyelidikan dan Penyidikan yang tidak Diberi Batas Waktu Digugat ke MK Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta .(Metrotvnews)

ADVOKAT sekaligus wiraswasta Komardin meminta Mahkamah Konstitusi (MK) menguji ulang ketentuan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP). 

Ia menilai aturan tersebut tidak mengatur batas waktu penyelidikan dan penyidikan, sehingga merugikan pelapor yang menunggu penyelesaian perkara bertahun-tahun.

“Saya telah memperbaiki petitum permohonan, dan meminta agar Mahkamah berkenan memberikan putusan yang lebih menjamin kepastian hukum bagi masyarakat,” ujar Komardin dalam sidang perbaikan permohonan di Ruang Sidang MK, Selasa (25/11).

Komardin yang tercatat sebagai pemohon Perkara Nomor 204/PUU-XXIII/2025 menjelaskan bahwa ketiadaan batas waktu penyelidikan serta penyidikan membuat aparat dapat menunda proses hukum tanpa konsekuensi. 

“Tidak ada sanksi bila penyidik tidak menyelesaikan tugas tepat waktu. Itu yang membuat saya dirugikan, karena laporan saya bertahun-tahun tidak ditindaklanjuti,” tegasnya.

Dalam petitum terbarunya, pemohon meminta MK menyatakan Pasal 5 KUHAP bertentangan dengan Pasal 28H ayat (2), Pasal 28I ayat (1) dan (5), serta Pasal 28J ayat (2) UUD 1945 sepanjang tidak mengatur batas waktu penyelidikan dan penyidikan. 

Ia juga meminta pasal itu dinyatakan tidak mengikat kecuali ditafsirkan bahwa penyelidikan dan penyidikan wajib diselesaikan dalam waktu yang wajar dan proporsional, serta penyidik yang lalai dikenai sanksi administratif atau disiplin.

“Kami meminta agar pembentuk undang-undang diperintahkan untuk mengatur batas waktu penyelidikan dan penyidikan, termasuk sanksi bagi penyidik yang tidak melaksanakan tugas sesuai aturan,” ujar Komardin.

Pada kesempatan yang sama, Setelah mendengar penyampaian perbaikan permohonan, Ketua Panel Hakim Konstitusi menyatakan bahwa perkara tersebut akan dibawa ke Rapat Permusyawaratan Hakim.

“Sidang hari ini akan kami laporkan dalam rapat untuk menentukan apakah permohonan dilanjutkan ke pemeriksaan berikutnya atau langsung diputus dalam sidang pleno,” katanya. (Dev/P-2) 

Read Entire Article