Rayuan Pulau Kelapa lirik lengkap beserta chord gitar mudah dimainkan.(Freepik)
JIKA Anda mencari rayuan pulau kelapa lirik yang penuh makna, Anda berada di tempat yang tepat. Lagu nasional ini, ciptaan Ismail Marzuki, selalu membuat hati bergetar. Bayangkan pohon kelapa yang melambai di pantai, bisikan angin, dan keindahan pulau-pulau kita. Lagu ini bukan hanya untuk dinyanyikan, tapi juga untuk direnungkan. Mari kita bahas lirik, chord, dan cerita di baliknya dengan sederhana.
Siapa Pencipta Lagu Rayuan Pulau Kelapa?
Ismail Marzuki adalah seniman hebat dari Indonesia. Ia lahir tahun 1914 dan menciptakan lagu ini pada 1944, saat masa sulit penjajahan. Lagu Rayuan Pulau Kelapa lahir dari cintanya pada tanah air. Ismail ingin rakyat Indonesia bangga dengan negeri yang indah ini. Hingga kini, lagu ini sering dinyanyikan di sekolah dan acara nasional. Sungguh, nada-nadanya seperti pelukan hangat untuk Nusantara.
Lirik Rayuan Pulau Kelapa: Kata-Kata yang Menyentuh Hati
Berikut rayuan pulau kelapa lirik lengkapnya. Bacalah pelan-pelan, rasakan keindahannya.
Tanah airku IndonesiaNegeri elok amat kucintaTanah tumpah darahku yang muliaYang kupuja sepanjang masaTanah airku aman dan makmurPulau kelapa yang amat suburPulau melati pujaan bangsaSejak dulu kalaMelambai-lambai nyiur di pantaiBerbisik-bisik raja kelanaMempuja pulau nan indah permaiTanah airku IndonesiaLirik ini seperti lukisan. Kata "pulau kelapa" menggambarkan pohon-pohon hijau yang subur. "Pulau melati" melambangkan bunga putih yang harum, seperti kelembutan rakyat kita. Sederhana, tapi dalam.
Chord Gitar Rayuan Pulau Kelapa: Mudah untuk Pemula
Mainkan lagu ini dengan gitar? Gampang! Chord-nya dasar saja, cocok untuk yang baru belajar. Gunakan kunci C mayor. Ikuti irama lambat, seperti ombak pantai. Berikut chord lengkapnya dengan lirik:
[Verse]C F CTanah airku IndonesiaC B GNegeri elok amat kucintaG G7Tanah tumpah darahku yang muliaG CYang kupuja sepanjang masaC F CTanah airku aman dan makmurC FPulau kelapa yang amat suburDm B C AmPulau melati pujaan bangsaDm G CSejak dulu kala[Chorus]Dm G CMelambai-lambai nyiur di pantaiDm G CBerbisik-bisik raja kelanaDm G CMempuja pulau nan indah permaiDm G F G CTanah airku IndonesiaCoba petik pelan pada bagian chorus. Rasanya seperti angin sepoi di Bali. Jika ingin versi lebih mudah, turunkan ke kunci G.
Tips Bermain Chord Ini
- Gunakan jari telunjuk untuk barre chord jika perlu.
- Latih verse dulu, baru chorus.
- Nyanyikan bersama teman untuk suasana lebih seru.
Makna Lagu Rayuan Pulau Kelapa: Lebih dari Sekadar Lirik
Apa sih makna di balik rayuan pulau kelapa lirik? Lagu ini bukan hanya cerita alam. Ia ungkapkan cinta mendalam pada Indonesia. "Tanah airku aman dan makmur" ingatkan kita betapa negeri ini kaya: pulau subur, bunga melati harum, pohon nyiur melambai. Ismail Marzuki ciptakan ini untuk bangkitkan semangat rakyat saat penjajah datang. Ia katakan, "Lihat keindahan ini, perjuangkan agar tetap milik kita."
Selain itu, lagu ajarkan syukur. Flora dan fauna beragam, dari kelapa di pantai hingga melati di taman. Kita harus jaga agar tetap indah. Saat nyanyi, ingat: ini rayuan tanah air untuk kita semua. Bangga jadi orang Indonesia, ya?
Fakta Menarik tentang Lagu Ini
- Diciptakan 1944, tapi populer hingga kini.
- Sering di-cover artis seperti Netta Kusumadewi dan Endank Soekamti.
- Simbol nasionalisme, dinyanyikan di acara kemerdekaan.
Kesimpulan: Nyanyikan Rayuan Pulau Kelapa untuk Cinta Tanah Air
Sekarang, Anda punya rayuan pulau kelapa lirik, chord, dan maknanya. Lagu ini ajak kita hargai keindahan Indonesia. (Z-10)

2 months ago
26




















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5380287/original/026074400_1760421304-iPhone_Air_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439875/original/004558000_1765404713-000_87QT9HP.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432329/original/079320000_1764766872-Varian_TECNO_WATCH__Liputan6.comArief_Ferdian_Maulana_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1784724/original/023805100_1511922219-aws03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417262/original/092794200_1763526594-cloudflare-outage.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435582/original/076987400_1765080408-Andreas_Diantoro_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5433135/original/058819000_1764836642-Be_My_Eyes_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3620641/original/042085600_1635848858-thibault-penin-AWOl7qqsffM-unsplash.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436024/original/001356600_1765153687-eFootball_FIFAe_World_Cup_2025_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431801/original/024855000_1764748687-Kode_The_Forge.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435865/original/018033100_1765100669-Telkomsat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4674052/original/076994700_1701737215-Trailer_Pertama_GTA_VI_Dirilis_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428555/original/078439400_1764549564-iQOO_15_02.jpg)

