Sanae Takaichi dan Xi Jinping.(Al Jazeera)
TIONGKOK kembali mengecam keputusan Jepang yang tetap melanjutkan rencana penempatan sistem rudal di Pulau Yonaguni, wilayah terdekat Jepang dengan Taiwan. Langkah tersebut memperburuk ketegangan diplomatik yang telah meningkat selama beberapa minggu terakhir.
Media Jepang pada Minggu (23/11) melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi memastikan rencana penempatan rudal di Yonaguni berjalan sesuai jadwal. "Penempatan ini dapat mengurangi kemungkinan serangan bersenjata terhadap Jepang," kata Koizumi.
Hubungan Beijing dan Tokyo memburuk setelah pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi yang menyebut Jepang dapat ikut campur secara militer jika Taiwan diserang. Tiongkok menilai pernyataan itu sebagai provokasi serius.
Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyebut langkah Jepang tersebut sebagai upaya yang disengaja untuk menciptakan ketegangan regional dan memprovokasi konfrontasi militer.
Juru bicara Mao Ning menegaskan bahwa tindakan Jepang, ditambah pernyataan PM Takaichi tentang Taiwan, merupakan perkembangan yang dinilai sangat berbahaya.
Yonaguni telah menjadi basis Pasukan Bela Diri Jepang sejak 2016, meski awalnya mendapat penolakan dari sebagian warga lokal.
Tokyo juga mengumumkan rencana menempatkan Rudal Terpandu Permukaan-ke-Udara Jarak Menengah Tipe 03 untuk memperkuat pertahanan pulau tersebut dari berbagai ancaman.
Tiongkok terus mengeklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk mengambil alih pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu.
Dari Taipei, pemerintah Taiwan menilai peningkatan fasilitas militer Jepang di Yonaguni sebagai langkah yang mendukung stabilitas kawasan.
Wakil Menteri Luar Negeri Wu Chih-chung mengatakan bahwa Jepang sebagai negara berdaulat berhak memperkuat pertahanannya selama tidak mengancam negara lain.
Dia menambahkan bahwa langkah Tokyo tersebut membantu menjaga keamanan di Selat Taiwan dan sesuai dengan kepentingan nasional Taipei, mengingat Jepang tidak memiliki klaim atau permusuhan terhadap Taiwan. (AFP/I-2)

3 days ago
3

























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352887/original/013654100_1758144467-AP25260720491829.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4757356/original/067911600_1709187898-20240229-Bayi_Tahun_Kabisat-HER_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3380737/original/042829200_1613651275-20210218-Pelatihan-Memandikan-Bayi-bagi-Ibu-Baru-herman-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5365763/original/083910100_1759205804-forummmz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363907/original/014665300_1758988648-000_76Y74T9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366602/original/044891100_1759247254-Ringkasan_Fitur_Baru_Live_Photos_WhatsApp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368069/original/029796200_1759335348-IMG_20251001_174918_465.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365457/original/065733600_1759191676-ZZZ_Lucia_Combat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363054/original/028232900_1758880182-Hipcon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365460/original/007445600_1759192162-Zenless_Zone_Zero_versi_23_01_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325970/original/059384700_1756056711-000_72CF2LG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366659/original/028321500_1759267918-Bayern-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365512/original/026460700_1759199262-KISCC_2025.jpg)