15 Tahun Menjauh dari Horor, Reza Rahadian Kembali lewat Film Suzzanna

5 days ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
15 Tahun Menjauh dari Horor, Reza Rahadian Kembali lewat Film Suzzanna Reza Rahadian saat Press Conference Official Trailer Launching film Suzana: Santet Dosa di Atas Dosa, Senin (26/1).(MI/Apuan Iskandar)

SETELAH 15 tahun menjauh dari genre horor, Reza Rahadian akhirnya kembali, bukan sekadar untuk menakut-nakuti penonton, tetapi untuk menawarkan kisah yang lebih dalam tentang manusia, luka batin, dan perlawanan terhadap kekuasaan. Comeback itu ia lakukan lewat film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.

Dalam sesi tanya jawab bersama media, Reza mengungkapkan bahwa film ini menjadi proyek horor keduanya dalam kurun waktu satu setengah dekade terakhir. Jeda panjang tersebut, menurutnya, bukan tanpa alasan. Ia dikenal sangat selektif memilih peran, terutama di genre horor yang kerap terjebak pada pola dan formula berulang.

“Saya cukup lama vakum dari film horor. Dan ketika terlibat di Suzana ini, saya melihat ceritanya bukan horor yang biasa,” ujar Reza.

Yang membuat Reza tertarik, kata dia, adalah cara film ini memosisikan Suzzanna bukan semata sebagai sosok menyeramkan, melainkan sebagai manusia seutuhnya. Suzzanna digambarkan mengalami tekanan, ketidakadilan, dan luka batin yang mendalam, sebuah perjalanan psikologis yang kemudian melahirkan keputusan-keputusan besar dengan dampak luas.

“Ini cerita tentang manusia yang tertindas. Manusia yang terluka, lalu mengambil keputusan-keputusan yang luar biasa dampaknya,” kata Reza.

Tema perlawanan terhadap kekuasaan menjadi elemen yang paling menggugah minatnya. Konflik tersebut dinilai relevan dengan realitas sosial yang terjadi di berbagai belahan dunia, menjadikan film ini bukan hanya tontonan hiburan, tetapi juga ruang refleksi. Bagi Reza, horor di film ini hadir sebagai konsekuensi, bukan tujuan utama.

Ia bahkan mempertanyakan kembali batasan genre itu sendiri.

Is it a horror film? In a way, iya. Tapi di sisi lain, ini cerita tentang manusia,” ujarnya.

Ketika disinggung soal kemungkinan kembali bermain di film horor setelah Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Reza tak memberi kepastian. Baginya, genre bukan faktor utama, cerita dan nilai yang dibawa jauh lebih menentukan.

“Semua tergantung ceritanya. Kalau ada cerita yang menyentuh wilayah-wilayah tertentu yang menurut saya penting, mungkin saya akan ambil. Tapi tidak menentu,” ungkapnya.

Melalui film ini, Reza Rahadian bukan hanya menandai kepulangannya ke genre horor, tetapi juga ikut memperluas maknanya. Teror tak lagi sekadar alat untuk menakut-nakuti, melainkan medium untuk membicarakan manusia, tekanan, dan keberanian melawan ketidakadilan. (Z-10)

Read Entire Article