Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Nasional, Revisi UU KPK Jadi Sorotan

3 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Nasional, Revisi UU KPK Jadi Sorotan Ilustrasi(Biro Pers Sekretariat Presiden)

MANTAN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad mengungkap ada lima isu utama yang dibahas Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan tertutup bersama sejumlah tokoh nasional. Salah satu isu krusial yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah soal pelemahan KPK akibat revisi Undang-Undang KPK.

Abraham mengaku menjadi salah satu tokoh yang diundang Presiden Prabowo dalam pertemuan yang digelar di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/1). Pertemuan itu berlangsung sekitar lima jam, dari sore hingga malam hari.

“Jadi saya diundang dalam kapasitas sebagai mantan Ketua KPK. Dalam pertemuan itu ada sekitar tujuh orang yang diundang, saya agak lupa detailnya,” ujar Abraham kepada wartawan, Minggu (1/2).

Ia menyebut, dari unsur pemerintah yang hadir antara lain Presiden Prabowo Subianto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Mayjen (Purn) Zacky Makarim. Selain itu, hadir pula Profesor Dr. Siti Zuhro dari BRIN dan sejumlah tokoh lainnya.

Menurut Abraham, pertemuan tersebut berjalan santai dan penuh dialog. Presiden Prabowo, kata dia, kerap menyelingi diskusi serius dengan candaan.

“Diskusinya cair, Pak Prabowo juga banyak bercanda. Tapi substansinya berat, membahas kondisi nasional,” katanya.

Selain itu, Abraham mengungkapkan, setidaknya ada lima pokok pembahasan yang disampaikan Prabowo dalam forum tersebut. Pertama, terkait upaya penyelamatan sumber daya alam Indonesia. Kedua, pemaparan program-program strategis pemerintah.

Selanjutnya, pokok pembicaraan ketiga adalah mengenai hasil pertemuan Presiden Prabowo dalam Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Keempat, kondisi pertumbuhan ekonomi nasional. Kelima, isu pemberantasan korupsi dan posisi KPK saat ini.

“Beliau cukup mempresentasikan banyak hal, mulai dari penyelamatan sumber daya alam, program pemerintah, sampai hasil forum ekonomi di Davos, Swiss. Itu semua dipresentasikan cukup panjang,” ujar Abraham.

Dalam forum tersebut, Abraham mengaku sempat dimintai pandangannya oleh Presiden Prabowo terkait upaya meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia. Ia pun menyarankan agar pemerintah menyusun roadmap pemberantasan korupsi yang menyentuh akar persoalan.

“Pertama saya bilang, pemberantasan korupsi selama ini tidak menyentuh akar masalah. Jadi harus menyentuh akar supaya efektif,” katanya.

Di samping itu, ia menambahkan bahwa jika merujuk pada United Nations Convention Against Corruption (UNCAC), terdapat empat aspek penting yang harus diperhatikan untuk memperbaiki IPK.

“Empat hal itu adalah foreign bribery, trading in influence, elite enrichment, dan commercial bribery,” jelas Abraham.

Lebih lanjut, Abraham menyebut Presiden Prabowo juga mempertanyakan mengapa KPK saat ini dinilai tidak lagi ‘segarang’ dulu. Menurutnya, salah satu penyebab utamanya adalah revisi UU KPK pada 2019.

“Revisi UU KPK itu memangkas kewenangan KPK dan menempatkan KPK tidak lagi independen karena berada di bawah rumpun eksekutif,” ujarnya.

Abraham menegaskan, jika mengacu pada UNCAC, lembaga antikorupsi seharusnya bersifat independen.

“UNCAC mengatur bahwa lembaga antikorupsi harus independen, bukan di bawah eksekutif. Karena kita sudah meratifikasi UNCAC, seharusnya kita mengikuti itu. Menurut saya, KPK harus independen seperti dulu,” tegasnya.

Ia juga menyoroti persoalan rekrutmen pimpinan KPK di masa lalu yang dinilainya mengabaikan masukan publik, termasuk saat pemilihan Firli Bahuri sebagai Ketua KPK periode 2019-2023.

“Dari masyarakat, bahkan dari internal KPK, sudah ada masukan bahwa orang ini tidak layak memimpin KPK. Tapi itu diabaikan. Akibatnya, ketika terpilih justru terjadi tindak pidana,” kata Abraham.

Lebih jauh, Abraham juga mengkritik pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang berujung pada pemecatan 57 pegawai KPK. Ia menilai TWK menjadi alat untuk menyingkirkan pegawai berintegritas.

“TWK itu rekayasa pimpinan KPK sebelumnya untuk menyingkirkan 57 orang yang justru berintegritas,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang kerap disebut sebagai oposisi pemerintah.

“Tadi malam Bapak Presiden bertemu dengan beberapa tokoh nasional yang tanda kutip oposisi,” ujar Sjafrie di Cibodas, Bogor, Sabtu (31/1).

Sjafrie mengatakan pertemuan tersebut membahas bagaimana negara harus dikelola secara baik, terutama terkait pengelolaan sumber daya alam dan perputaran keuangan negara. (Dev/P-3)

Read Entire Article