Badan Geologi Kementerian ESDM Sebut Longsor Susulan di Cisarua Berpotensi Terjadi jika Hujan Turun dengan Intensitas Tinggi

6 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Badan Geologi Kementerian ESDM Sebut Longsor Susulan di Cisarua Berpotensi Terjadi jika Hujan Turun dengan Intensitas Tinggi Ilustrasi(Dok Istimewa)

BADAN Geologi dari Kementerian ESDM mengungkapkan gerakan tanah yang terjadi di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terjadi karena adanya kombinasi kondisi geologi alamiah dan curah hujan tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan longsor susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. 

Seperti yang dikatakan Plt Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria bahwa wilayah terdampak tersusun atas batuan gunungapi tua yang telah mengalami pelapukan lanjut hingga menyebabkan daya ikat tanah melemah, terutama pada lereng dengan kemiringan sedang hingga curam yang banyak dijumpai di kawasan tersebut. Berdasarkan kajian teknis, infiltrasi air hujan ke dalam lapisan tanah pelapukan meningkatkan tekanan air pori dan menurunkan kekuatan geser material lereng. 

“Ketika gaya pendorong melampaui gaya penahan, pergerakan massa tanah tidak terhindarkan dan memicu longsoran berskala luas. Curah hujan tinggi yang terjadi sebelum dan saat kejadian menjadi faktor pemicu utama. Air hujan mempercepat proses kegagalan lereng yang sebelumnya sudah berada dalam kondisi kritis,” terangnya.

Data sementara mencatat sebanyak 114 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, 21 orang berhasil diselamatkan, enam orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dalam proses pencarian. Gerakan tanah juga menyebabkan kerusakan lahan, permukiman, serta mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kejadian. 

Menurut Lana, Badan Geologi juga menyoroti peran struktur geologi berupa sesar dan rekahan yang berkembang di wilayah Bandung Barat. Struktur tersebut meningkatkan permeabilitas batuan sehingga air lebih mudah meresap ke dalam lereng dan memperbesar potensi terbentuknya bidang gelincir. Sebagai langkah mitigasi, masyarakat yang bermukim di sekitar lereng curam dan sempadan alur sungai diimbau segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman. 

Aparat daerah diminta memasang rambu rawan longsor serta meningkatkan sosialisasi mengenai tanda-tanda awal gerakan tanah. "Keselamatan warga harus menjadi prioritas. Masyarakat diminta mematuhi arahan pemerintah daerah dan BPBD setempat, terutama selama musim hujan masih berlangsung,” terangnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono membeberkan rangkaian bencana alam yang terjadi sejak awal tahun, mulai dari banjir hingga longsor tidak bisa dilepaskan dari kerusakan lingkungan dan tata ruang yang tidak terkendali. Banjir terjadi hampir di semua wilayah, seperti Bekasi, Karawang, Bandung, hingga daerah lainnya. Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan fungsi hutan dan lahan pertanian menjadi fungsi lain.

“Secara geografis Jabar merupakan wilayah dengan kontur pegunungan dan aktivitas vulkanik tinggi, serta memiliki tingkat curah hujan yang besar. Kondisi itu menjadikan Jabar subur. Namun, sekaligus rentan terhadap pergerakan tanah jika tata ruang tidak dijaga dengan ketat. Ini harus menjadi komitmen bersama ke depan. Kebijakan lingkungan tidak boleh hanya bagus di atas kertas, tapi harus dijalankan secara tegas,” ucapnya.

Secara khusus, Ono menyoroti kondisi wilayah DAS Citarum, termasuk kawasan Bandung Barat dan Lembang, yang sejak puluhan tahun lalu sebenarnya telah menjadi fokus penanganan pemerintah. Namun dalam praktiknya, berbagai regulasi dinilai belum berjalan optimal. Faktanya, di hulu Citarum, bahkan di titik nol, kawasan hutan sudah berubah menjadi kebun sayuran. Di Lembang, selain kebun sayuran, banyak vila dan objek wisata yang berdiri di kawasan yang tidak sesuai peruntukannya.

“Tragedi longsor di Desa Pasirlangu harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk bertindak tegas menertibkan bangunan dan pemanfaatan lahan yang melanggar aturan, demi mencegah jatuhnya korban lebih banyak di masa mendatang. "Intinya pemerintah sudah harus bertindak tegas dengan menertibkan bangunan dan pemanfaatan lahan yang dapat menyebabkan bencana terulang,” tandasnya. (H-2)

Read Entire Article