Risiko memakai VPN Palsu.(Freepik)
GOOGLE mengeluarkan peringatan global bahwa banyak aplikasi VPN di perangkat Android yang sebenarnya adalah jebakan. Biasanya ancaman ini menyamar sebagai layanan "aman", padahal menyusupkan malware, mengambil data pribadi pengguna, dan bahkan memiliki potensi untuk pencurian uang.
Artikel ini akan membahas mengapa hal ini terjadi, risiko yang dihadapi pengguna di Indonesia, serta tips praktis memilih VPN yang benar-benar aman.
Mengapa Aplikasi VPN Palsu Bisa Masuk
1. Tren meningkatnya penggunaan VPN
Semakin banyak orang menggunakan VPN untuk alasan privasi, mengakses konten yang dibatasi, atau menggunakan WiFi publik. Hal ini menjadikan aplikasi VPN sasaran empuk bagi penjahat siber.
2. Distribusi aplikasi palsu atau versi terinfeksi
Beberapa aplikasi VPN terlihat seperti layanan populer, namun ternyata mengandung malware seperti trojan atau alat akses jarak jauh yang dapat mengakses data pribadi pengguna.
3. Aplikasi VPN yang sah namun memiliki celah keamanan atau hubungan tak transparan
Beberapa aplikasi VPN yang sah, meskipun memiliki unduhan jutaan, ternyata memiliki kelemahan dalam sistem enkripsi atau terhubung dengan pihak ketiga yang tidak jelas. Ini bisa menjadi celah keamanan yang membahayakan data pengguna.
4. Permintaan izin yang berlebihan
Aplikasi VPN palsu sering kali meminta akses yang tidak wajar, seperti izin untuk mengakses SMS, kamera, atau log aktivitas, yang tidak diperlukan untuk fungsi VPN biasa.
Risiko yang Dihadapi Pengguna Android
Pengguna yang terjebak aplikasi VPN palsu dapat menghadapi beberapa risiko, antara lain:
- Pencurian data pribadi: Kredensial login, riwayat browser, SMS, gambar, dan video bisa dicuri.
- Akses jarak jauh ke perangkat: Malware dalam aplikasi VPN palsu dapat mengendalikan perangkat, mengambil screenshot, dan merekam audio atau video.
- Pencurian finansial atau kripto: Aplikasi VPN palsu dapat mengakses dompet kripto dan melakukan transaksi tidak sah.
- Ilusi keamanan: Pengguna merasa aman dan memberi izin lebih banyak kepada aplikasi, tanpa menyadari bahwa aplikasi tersebut sedang mencuri data atau merusak perangkat.
Relevansi untuk Pengguna di Indonesia
Dengan jumlah pengguna Android yang sangat banyak di Indonesia, potensi menjadi target bagi penjahat siber sangat tinggi. Banyak orang menggunakan VPN untuk mengakses konten, menjaga privasi, atau menghindari pembatasan pada WiFi publik. Hal ini meningkatkan permintaan terhadap aplikasi VPN, yang juga membuka peluang bagi aplikasi berbahaya.
Banyak pengguna mungkin terbiasa mengunduh aplikasi dari sumber selain Google Play Store atau menggunakan aplikasi gratis yang didapat melalui iklan pop-up atau situs tidak resmi, meningkatkan risiko terinfeksi aplikasi palsu.
Cara Memilih dan Menggunakan VPN yang Aman
Berikut adalah panduan praktis untuk memastikan kamu menggunakan VPN yang aman:
1. Sebelum Mengunduh
Unduh hanya dari Google Play Store atau situs resmi penyedia VPN. Hindari aplikasi yang muncul melalui iklan pop-up atau rekomendasi tidak jelas dari browser.
Periksa pengembang aplikasi: Cari tahu siapa yang membuat aplikasi tersebut. Apakah ada nama atau brand yang jelas?
Cek ulasan pengguna dan jumlah unduhan: Aplikasi baru dengan banyak izin dan sedikit ulasan bisa menjadi tanda bahaya.
2. Saat Menginstal & Menggunakan
Perhatikan izin yang diminta: VPN seharusnya hanya meminta izin seperti "akses internet" dan "pengaturan VPN", tetapi tidak seharusnya meminta akses ke SMS, kamera, kontak, atau log panggilan.
Aktifkan fitur keamanan seperti Google Play Protect dalam pengaturan Android.
Gunakan VPN dari penyedia yang memiliki reputasi baik, yang menjelaskan kebijakan privasi, tidak mencatat aktivitas pengguna (no-logs), dan secara transparan melakukan audit keamanan.
3. Selalu
Perbarui aplikasi secara rutin, karena pembaruan sering kali memperbaiki kerentanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Hapus aplikasi VPN yang tidak lagi kamu gunakan atau yang mencurigakan.
Hindari memasukkan data sensitif seperti informasi bank atau kripto melalui VPN yang belum terverifikasi.
Kesimpulan
Penggunaan VPN dapat menjadi bagian penting dalam menjaga privasi, namun kenyataannya, banyak aplikasi VPN di Android yang ternyata hanyalah jebakan yang menyamar. Google telah mengingatkan bahwa aplikasi palsu ini bisa "menjarah" uang dan data pengguna.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk lebih selektif dalam memilih aplikasi VPN dan tidak tergiur dengan aplikasi gratis yang tidak jelas asal-usulnya. Dengan mengikuti panduan memilih dan menggunakan VPN yang aman, kamu dapat melindungi data dan perangkatmu dari ancaman berbahaya. (Z-10)

1 month ago
20




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412481/original/097624700_1763093838-WhatsApp_Image_2025-11-14_at_10.30.38_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185497/original/044642300_1744432974-potret_terbari_zhao_luzi__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411402/original/065607100_1763013375-Valve_Steam_Machine_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4859585/original/086914900_1718074715-female-hold-clock-brain-miniature-work-progress-time-think_151013-60904.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5413407/original/075172300_1763130396-20251114_153735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5380287/original/026074400_1760421304-iPhone_Air_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411835/original/088076100_1763022404-1924.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5330027/original/077922500_1756352249-Gemini_Generated_Image_od5e02od5e02od5e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5413389/original/081459800_1763128762-WhatsApp_Image_2025-11-14_at_19.05.59_bf16649d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432329/original/079320000_1764766872-Varian_TECNO_WATCH__Liputan6.comArief_Ferdian_Maulana_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1784724/original/023805100_1511922219-aws03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1258776/original/083037800_1465447060-Mozilla_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4147530/original/033395700_1662396481-peach-tea-peach-food-beverage-products-food-nutrition-concept.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411881/original/024204200_1763024492-54918631276_f927c9ca4b_c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4680962/original/093560100_1702218376-Jepretan_Layar_2023-12-10_pukul_21.17.30.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409195/original/034125600_1762848431-Akuatik_-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2514400/original/014338600_1543878323-PUBG-Mobile-update.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412291/original/092284500_1763077007-Galaxy-Tab-A11-Hadir-di-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435582/original/076987400_1765080408-Andreas_Diantoro_1.jpg)