Jembatan Hongqi yang baru diresmikan Tiongkok ambruk pada Senin, 10 November 2025.(Dok Anadolu Agency)
SENUAH jembatan baru di Provinsi Sichuan, barat daya Tiongkok, mengalami keruntuhan sebagian pada Selasa (11/11) sore, ketika lempengan beton besar jatuh ke lereng gunung berbatu dan menimbulkan gumpalan debu tebal. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut.
Video yang beredar luas di media sosial Tiongkok menunjukkan momen runtuhnya bagian Jembatan Shuangjiangkou Hongqi, salah satu struktur tinggi yang berada di kawasan pegunungan aktif secara seismik.
Jembatan ini merupakan bagian dari jalan raya nasional menuju Tibet, melintasi wilayah yang pernah dilanda gempa bumi besar pada tahun 2008 dengan kekuatan 7,9 skala Richter, yang menewaskan lebih dari 69.000 orang dan menyebabkan ribuan lainnya hilang.
Menurut pemerintah kota Ma’erkang atau Barkham dalam bahasa Tibet, jembatan itu telah ditutup sehari sebelum kejadian setelah muncul retakan di permukaan jalan dan lereng di sekitarnya pada Senin (10/11).
"Setelah tanah longsor pada hari Selasa, pendekatan jembatan dan dasar jalan runtuh," kata pemerintah kota dalam pernyataannya.
Otoritas setempat menambahkan bahwa rute pengalihan telah disiapkan, namun belum dapat dipastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki dan membuka kembali jembatan tersebut.
Selama beberapa dekade terakhir, Tiongkok menggelontorkan dana besar untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, dan jalur kereta di wilayah pegunungan.
Investasi besar ini membuat negara tersebut memiliki sebagian besar jembatan tertinggi dan terpanjang di dunia, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait utang besar di tingkat pemerintah daerah akibat proyek-proyek berskala raksasa itu.
Profil jembatan Hongqi
Sebuah artikel di media pemerintah People’s Daily Online menyebut jembatan ini sebagai one of a string of new bridges yang telah menarik perhatian publik yang luas. Artikel tersebut juga menyatakan bahwa jembatan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan pada jam sibuk dan meningkatkan mobilitas perkotaan.
Jembatan Hongqi dibangun untuk menghubungkan wilayah pegunungan dan meningkatkan konektivitas antar kota. Menurut laporan, media pemerintah memandang jembatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat mobilitas perkotaan dan mengatasi kemacetan.
Selain Hongqi, artikel tersebut juga menyoroti Jembatan Ngarai Huajiang (Huajiang Grand Canyon Bridge) yang diresmikan pada akhir September dan disebut sebagai world’s tallest bridge.
Jembatan itu membentang di atas Sungai Beipan di Provinsi Guizhou, dengan jarak 625 meter dari dek jembatan ke sungai di bawahnya, hampir sembilan kali tinggi Golden Gate Bridge di San Francisco atau dua kali tinggi Menara Eiffel di Paris. Dengan bentang utama 1.420 meter dan total panjang 2.890 meter, jembatan ini mengambil alih gelar tertinggi di dunia.
Pemerintah Tiongkok melalui media resmi berharap bahwa infrastruktur seperti Hongqi dan Huajiang akan mendorong transformasi wilayah-pegunungan yang selama ini sulit ditembus, sekaligus mengurangi hambatan transportasi dan membuka peluang ekonomi baru. Meski demikian, pembangunan di medan berat juga menimbulkan tantangan teknis dan lingkungan yang signifikan.(H-2)

1 month ago
18




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412481/original/097624700_1763093838-WhatsApp_Image_2025-11-14_at_10.30.38_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185497/original/044642300_1744432974-potret_terbari_zhao_luzi__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411402/original/065607100_1763013375-Valve_Steam_Machine_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4859585/original/086914900_1718074715-female-hold-clock-brain-miniature-work-progress-time-think_151013-60904.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5413407/original/075172300_1763130396-20251114_153735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5380287/original/026074400_1760421304-iPhone_Air_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411835/original/088076100_1763022404-1924.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5330027/original/077922500_1756352249-Gemini_Generated_Image_od5e02od5e02od5e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5413389/original/081459800_1763128762-WhatsApp_Image_2025-11-14_at_19.05.59_bf16649d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432329/original/079320000_1764766872-Varian_TECNO_WATCH__Liputan6.comArief_Ferdian_Maulana_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1784724/original/023805100_1511922219-aws03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1258776/original/083037800_1465447060-Mozilla_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4147530/original/033395700_1662396481-peach-tea-peach-food-beverage-products-food-nutrition-concept.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411881/original/024204200_1763024492-54918631276_f927c9ca4b_c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4680962/original/093560100_1702218376-Jepretan_Layar_2023-12-10_pukul_21.17.30.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409195/original/034125600_1762848431-Akuatik_-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2514400/original/014338600_1543878323-PUBG-Mobile-update.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412291/original/092284500_1763077007-Galaxy-Tab-A11-Hadir-di-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435582/original/076987400_1765080408-Andreas_Diantoro_1.jpg)