Mengapa Tanah Perkotaan Kini Berada dalam Titik Kritis?

6 days ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Mengapa Tanah Perkotaan Kini Berada dalam Titik Kritis? Ilustrasi(freepik)

Di balik gedung pencakar langit dan jaringan jalan yang padat, kesehatan tanah perkotaan sering kali terlupakan. Padahal, tanah adalah fondasi yang menjaga lingkungan kota tetap layak huni. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kombinasi panas yang meningkat, debu plastik, dan residu garam mulai merusak fungsi tanah secara permanen, sebuah kerusakan yang sering kali tidak terlihat hingga sistemnya benar-benar gagal.

Ketika tanah kehilangan kemampuannya untuk "bernapas" dan menyerap air, dampaknya terasa langsung bagi warga kota: risiko banjir meningkat karena air larian (runoff) yang lebih cepat, sementara pepohonan kota kehilangan tumpuan untuk bertahan hidup.

Tekanan yang Saling Bertabrakan

Penelitian yang dipimpin oleh Rebecca Rongstock dari Rillig Group di Freie Universität Berlin (FU Berlin), menyoroti bagaimana berbagai tekanan lingkungan perkotaan berinteraksi satu sama lain. Menggunakan ruang iklim yang dikontrol ketat, tim peneliti menguji 140 sampel tanah dengan enam faktor stres yang biasa ditemui di wilayah urban.

Hasilnya menunjukkan sebuah anomali yang mengkhawatirkan: faktor yang semula dianggap membantu, justru bisa berbalik menjadi beban tambahan ketika bertabrakan dengan tekanan lain secara bersamaan.

Paradox Suhu Panas dan Garam

Suhu yang lebih hangat biasanya dianggap dapat mempercepat metabolisme mikroba dalam kondisi terkontrol. Namun, dalam ekosistem kota yang kompleks, panas justru menjadi bumerang.

"Eksperimen berulang kali menunjukkan bahwa perlakuan tunggal dengan faktor perubahan global, seperti suhu yang lebih tinggi, dapat memberikan efek positif pada tanah," kata Rongstock.

Namun, dalam campuran stres yang lengkap, pemanasan justru mempercepat penguapan. Hal ini menyebabkan polutan terkonsentrasi dan merusak struktur mikroskopis tanah yang seharusnya menahan air dan udara.

Kondisi ini diperparah oleh penggunaan garam jalan saat musim dingin. Air tanah yang asin menarik kelembapan keluar dari sel-sel mikroba, menghambat pertumbuhan, dan merusak enzim yang berfungsi membangun struktur tanah yang sehat.

Bahaya Mikroplastik dan Kekeringan

Selain garam dan panas, tanah kota juga dijejali dengan fragmen ban dan debu plastik. Meski mikroplastik mungkin tidak terlihat berbahaya secara langsung, perannya berubah drastis saat tanah mengalami kekeringan. Tanah yang kering cenderung menolak air (hidrofobik), menyebabkan hujan hanya menggenang di permukaan dan meningkatkan risiko banjir bandang.

Penelitian ini mencatat bahwa polutan seperti surfaktan (zat sisa deterjen) yang awalnya tidak berbahaya, menjadi racun bagi mikroba ketika aktivitas biologis mereka sudah menurun akibat stres lainnya.

Solusi: Memutus Rantai Stres

Kabar baiknya, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature ini memberikan petunjuk praktis untuk restorasi lahan. Menghilangkan satu faktor stres saja—misalnya dengan mengurangi penggunaan garam atau menurunkan suhu melalui penghijauan—terbukti dapat membantu tanah pulih lebih cepat.

"Alasan utamanya adalah kita tidak tahu bagaimana faktor-faktor stres berinteraksi ketika mereka terjadi bersamaan," ujar Rongstock.

Melindungi kesehatan tanah kota memerlukan kebijakan yang tidak hanya mengatasi satu masalah, tetapi mampu mengurangi tekanan perkotaan yang tumpang tindih secara kolektif. Tanpa tanah yang sehat, kota akan kehilangan kemampuannya untuk beradaptasi dengan perubahan iklim di masa depan.

Read Entire Article