aterial banjir bandang di sungai Batang Kuranji, berupa kayu bekas penebangan maupun tercerabut dari akarnya, menghempas di muara Ujung Karang.(MI/Yose Hendra )
BENCANA hidrometeorologi adalah jenis bencana alam yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan siklus hidrologi, seperti hujan ekstrem, angin kencang, curah hujan tinggi, hingga fenomena siklon tropis. Bencana ini meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, gelombang tinggi, dan kejadian cuaca ekstrem lainnya.
Di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera seperti Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh, bencana hidrometeorologi merupakan ancaman tahunan yang sering muncul saat musim penghujan atau ketika terjadi anomali cuaca.
Penyebab Bencana Hidrometeorologi di Sumut, Sumbar, dan Aceh
Belakangan, ketiga wilayah tersebut mengalami peningkatan kejadian hidrometeorologi. Beberapa faktor penyebabnya antara lain:
1. Curah Hujan Ekstrem
Hujan dengan intensitas tinggi terjadi berhari-hari akibat pembentukan awan konvektif yang luas. Kondisi ini membuat tanah menjadi jenuh air sehingga memicu banjir dan longsor.
2. Pengaruh Siklon Tropis
BMKG mencatat adanya aktivitas sistem cuaca seperti:
- Siklon Tropis Senyar
- Bibit Siklon 95B
- Siklon Tropis KOTO
Fenomena siklon ini meningkatkan pembentukan awan hujan dan memperkuat angin kencang.
3. Topografi Wilayah
Aceh, Sumut, dan Sumbar memiliki wilayah perbukitan dan dataran tinggi yang rawan longsor ketika hujan lebat terjadi secara terus-menerus.
4. Kerusakan Lingkungan
Alih fungsi lahan, deforestasi, dan buruknya drainase memperbesar dampak bencana hidrometeorologi.
Jenis Bencana Hidrometeorologi yang Terjadi
Berikut bentuk bencana yang paling sering melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar:
1. Banjir dan Banjir Bandang
Terjadi karena curah hujan ekstrem serta meluapnya sungai akibat debit air meningkat.
2. Tanah Longsor
Sangat umum terjadi di daerah pegunungan dan lereng curam, terutama setelah tanah jenuh air.
3. Angin Kencang / Puting Beliung
Dipicu oleh perubahan tekanan udara mendadak di tengah cuaca ekstrem.
4. Gelombang Tinggi dan Banjir Pesisir
Daerah pantai di Aceh dan Sumbar rentan mengalami gelombang tinggi ketika dipengaruhi siklon.
Dampak Bencana Hidrometeorologi di Sumatera
Bencana hidrometeorologi di wilayah Sumut, Sumbar, dan Aceh menimbulkan berbagai dampak, seperti:
- Kerusakan rumah dan infrastruktur
- Terisolasinya wilayah karena jalan atau jembatan rusak
- Gangguan layanan publik
- Kerugian ekonomi masyarakat
- Ancaman keselamatan dan jiwa
- Perpindahan atau evakuasi warga
- Dampak ini semakin parah ketika curah hujan tidak menunjukkan penurunan meski siklon telah melemah.
Upaya Mitigasi Bencana Hidrometeorologi
Untuk mengurangi risiko di masa mendatang, berikut langkah-langkah mitigasi yang disarankan:
1. Pemantauan Cuaca dan Peringatan Dini
Mengikuti informasi dari BMKG tentang potensi hujan ekstrem, siklon tropis, dan gelombang tinggi.
2. Perbaikan Tata Ruang dan Drainase
Pembangunan wilayah perlu mempertimbangkan risiko banjir dan longsor.
3. Reboisasi dan Pelestarian Daerah Resapan
Mengembalikan fungsi hutan dan lahan untuk menahan limpasan air.
4. Edukasi dan Kesiapsiagaan Masyarakat
Pelatihan evakuasi, penggunaan jalur aman, dan edukasi tanda-tanda cuaca ekstrem.
5. Respons Cepat Pada Situasi Darurat
Kolaborasi BNPB, BPBD, dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat evakuasi dan penanganan.
Kesimpulan
Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar merupakan kombinasi dari hujan ekstrem, pengaruh siklon tropis, kerusakan lingkungan, serta kondisi geografis yang rawan. Memahami penyebab, jenis, dan dampaknya sangat penting agar masyarakat dan pemerintah dapat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem mitigasi.
Dengan langkah antisipatif yang tepat, risiko kerugian dan ancaman keselamatan dapat ditekan secara signifikan. (BMKG/Z-10)

2 days ago
3




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364361/original/085359400_1759083013-Project_Kuiper_Amazon.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366602/original/044891100_1759247254-Ringkasan_Fitur_Baru_Live_Photos_WhatsApp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368069/original/029796200_1759335348-IMG_20251001_174918_465.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368278/original/022363000_1759370649-UNCROPPED_HUAWEI_X_MO_FARAH_HIGH_RES_RETOUCHED_UNCROPPED_V1_4__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368592/original/052082700_1759382673-WhatsApp_Image_2025-10-02_at_11.55.17__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368734/original/054940800_1759389006-4._OPPO_A6_Pro.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368252/original/072723900_1759368570-MPL_ID_S16_01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363002/original/094188800_1758879277-Vibes_Meta_AI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364673/original/002689600_1759123307-xnghan_p2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5236191/original/021182700_1748493363-image002.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080104/original/087826400_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4605932/original/093592600_1696943429-igor-omilaev-FHgWFzDDAOs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357242/original/017691500_1758523929-IMG_20250922_110751_383.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4388674/original/024066900_1681094741-logo-ea-sports-fc.png.adapt.1456w.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5343579/original/036800100_1757443458-iPhone_17_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5278336/original/021752600_1752063811-Galaxy_Z_Fold7_dan_Flip7_05.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381343/original/033703500_1760501307-Cara-Arsitektur-AI-Native-ERP-ScaleOcean-Pastikan-Analisis-Data-Bisnis-Akurat.jpg)