Peluang Indonesia Mengalami Resesi Disebut Sangat Kecil

1 month ago 21
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Peluang Indonesia Mengalami Resesi Disebut Sangat Kecil Economic Outlook Q4 2025.(Dok. MI)

CHIEF Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menilai risiko Indonesia mengalami resesi dalam waktu dekat amat kecil. Ia menegaskan struktur ekonomi nasional masih ditopang oleh kekuatan domestik. Di mana lebih dari 50% kontribusinya berasal dari konsumsi dalam negeri yang mencerminkan daya beli masyarakat masih cukup baik.

Menurut Andry, sejumlah indikator ekonomi menunjukkan tren perbaikan yang berkelanjutan. Purchasing Manufacturing Index (PMI) meningkat menjadi 53,3 pada November 2025, sementara Indeks Keyakinan Konsumen (IKI) mencapai level tertinggi dalam enam bulan terakhir pada Oktober 2025, yaitu 121,2, naik dari 115,0 pada bulan sebelumnya.

"Perbaikan ini menandakan pulihnya persepsi masyarakat terhadap prospek ekonomi, sekaligus membuka ruang akselerasi pada 2026. Jadi, sangat kecil kemungkinan Indonesia mengalami resesi," ungkapnya dalam Economic Outlook Q4 2025 secara daring, Rabu (3/12).

Ia menegaskan konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan. Data Market Spending Index Bank Mandiri menunjukkan masyarakat Indonesia tetap bertahan dalam pola belanja, meskipun kondisi global penuh tekanan. Namun, Andry mengingatkan konsumsi hanya dapat terjaga apabila pendapatan masyarakat meningkat, yang berarti penciptaan lapangan kerja menjadi faktor krusial.

Andry memperkirakan momentum pertumbuhan akan berlanjut mulai kuartal IV tahun ini hingga awal 2026. Permintaan domestik diprediksi meningkat karena momen Ramadan dan Idulfitri, dilanjutkan sentimen positif dari musim panen serta periode libur sekolah. Tantangan diperkirakan muncul pada kuartal III, seperti pola perlambatan yang terjadi tahun ini.

Untuk menjaga momentum, Andry menilai akselerasi belanja dan realisasi program pemerintah perlu dimulai sejak kuartal I, atau paling lambat kuartal II 2026.

“Titik kritisnya adalah kita harus ngegas sejak  kuartal pertama 2026. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi dan penyaluran kredit dapat terjaga sepanjang 2026,” ucapnya. 

Kendati proyeksi ekonomi domestik cukup optimistis, ia mengakui kondisi global masih diliputi ketidakpastian. Konflik geopolitik di Eropa, Timur Tengah, hingga Asia, serta ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, berpotensi memicu volatilitas. 

"Dampaknya bisa dirasakan melalui jalur perdagangan internasional, investasi langsung, maupun aliran dana portofolio," kata Andry.

Dalam kesempatan sama, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Dian Ayu Yustina menyampaikan pada kuartal III 2025 pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami sedikit perlambatan. Meski demikian, kinerjanya masih tergolong kuat dan stabil. 

Dukungan pertumbuhan terutama berasal dari percepatan belanja pemerintah yang tumbuh antara 5% hingga 5,5%. Kinerja perdagangan juga masih positif meskipun terdapat potensi tekanan dari kebijakan tarif pemerintahan Presiden AS Donald Trump. 

Namun, sejalan dengan perbaikan kondisi global, volume perdagangan dunia masih lebih baik dari ekspektasi. "Hal ini antara lain dipengaruhi strategi front loading para eksportir, sehingga neraca dagang Indonesia tetap terjaga baik," tuturnya.

Tanda Percepatan

Memasuki kuartal IV 2025, indikator awal menunjukkan tanda-tanda percepatan aktivitas ekonomi, khususnya dari sisi konsumsi. Penjualan ritel tumbuh 4,3% pada Oktober, meningkat dibandingkan September yang tercatat 3,7%. Selain itu, indeks kepercayaan konsumen yang sempat melemah kembali menguat menjadi 121,2 pada Oktober, naik signifikan dari posisi September sebesar 115.

Dian menambahkan data Mandiri Spending Index juga mencatat tren peningkatan yang kuat pada bulan Oktober dan November, didorong oleh meningkatnya pengeluaran terkait mobilitas masyarakat. Meskipun sempat terjadi normalisasi belanja pada akhir November, konsumsi diperkirakan kembali meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru. 

"Kenaikan konsumsi ini utamanya ditopang oleh belanja perjalanan, wisata, serta pembelian barang tahan lama seperti perangkat elektronik dan telepon seluler," jelasnya. 

Sementara itu, dari sisi investasi, indikator awal menunjukkan pergerakan yang beragam. Penjualan semen dan impor barang modal tercatat melambat pada Oktober. Namun, Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur justru meningkat menandakan ekspansi sektor industri. Kredit untuk sektor produktif juga diperkirakan mulai meningkat seiring perbaikan kondisi likuiditas perbankan.

Dalam dua bulan terakhir, Dian menegaskan pemerintah perlu merealisasikan belanja sekitar Rp934 triliun agar target fiskal tercapai. "Akselerasi ini diharapkan menjadi katalis tambahan bagi pertumbuhan ekonomi kuartal IV," imbuhnya 

Melihat keseluruhan indikator, Dian memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV sekitar 5,08%, sementara pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 diperkirakan di kisaran 5–5,1%.

"Pertumbuhan kuartal IV 2025 akan ditopang oleh momentum belanja akhir tahun dan perayaan Natal serta Tahun Baru," ucapnya.

Untuk tahun depan, Bank Mandiri memproyeksikan perekonomian Indonesia tumbuh di level 5,2% pada 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga, pemulihan investasi, dan kebijakan fiskal yang lebih ekspansif.  Program strategis pemerintah diyakini akan memberi multiplier effect, terutama pada sektor manufaktur, industri pengolahan, dan sektor padat karya.  (H-3)

Read Entire Article