Para pemain Persib Bandung.(Dok. Persib)
PERTARUNGAN gengsi dan perebutan puncak klasemen akan tersaji dalam laga Persib Vs Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion GBLA, Minggu (11/1) pukul 15.30 WIB.
Kedua tim dipastikan tampil all-out. Kemenangan bagi Persib Bandung erarti mengkudeta posisi pertama, sementara bagi Persija Jakarta, tiga poin akan membawa mereka terbang ke pucuk klasemen sementara.
Prediksi Taktik Maung Bandung:
Trio Brasil siap mengancam pertahanan Macan Kemayoran. Pelatih Bojan Hodak diprediksi akan mengandalkan kekuatan kreativitas Thom Haye sebagai metronom di lini tengah.
Kiper: Teja Paku Alam
Belakang: Kakang Rudianto, Julio Cesar, Patricio Matricardi, Eliano Reijnders.
Tengah: Frans Putros, Marc Klok (C), Thom Haye.
Depan: Uilliam Baros, Berguinho, Ramon Tanque.
Cadangan: Federico Barba, Beckham Putra, Adam Przybek, Robi Darwis, Adam Alis, Febri Hariyadi, Luciano Guaycochea, Fitrah Maulana, Nazriel Alvaro.
Prediksi Taktik Macan Kemayoran: Pertahanan Kokoh Rizky Ridho
Kubu Persija Jakarta di bawah asuhan Mauricio Sauza, diprediksi akan bermain lebih pragmatis dengan mengandalkan transisi cepat.
Kiper: Carlos Eduardo
Belakang: Rio Fahmi, Rizky Ridho, Thales, Alan Cardoso.
Tengah: Sousa, Gustavo Franca, Rayhan Hanan.
Depan: Bruno Tabarao, Maxwell, Eksel Runtukahu.
Modal Rekor 4 Pertandingan Unbeaten
Persib Bandung tengah membangun optimisme besar menjelang pertemuan dengan Persija Jakarta pada ajang Super League Indonesia 2025/2026. Ini menjadi kesempatan bagi tim Maung Bandung untuk melanjutkan performa menjanjikan yang sudah mereka kumpulkan dalam beberapa pertemuan terakhir.
Keyakinan tersebut tak datang begitu saja. Dalam empat pertandingan terakhir menghadapi Persija, tim kebanggaan Bobotoh itu tidak pernah merasakan kekalahan, baik saat bertanding di hadapan pendukung sendiri maupun ketika menjadi tamu di kandang lawan
Rangkaian hasil itu menjadi pondasi kepercayaan diri jelang duel sarat gengsi ini.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan bahwa hasil positif sebelumnya ingin kembali dihadirkan." Kami bermain dua kali di kandang dan dua kali tandang. Dalam dua pertandingan di kandang itu kami menang, dan saya berharap itu bisa kami lanjutkannya besok, sehingga bisa menjaga rekor bagus tersebut,” ungkapanya.
Bojan membuka harapan agar kesinambungan performa tetap terjaga pada laga berikutnya. Rangkaian hasil di dua musim terakhir turut memperkuat optimisme tersebut. Pada musim lalu, Persib berhasil memetik kemenangan 2-0 ketika menjamu Persija, sedangkan laga tandang berakhir dengan skor imbang 2-2. Sementara itu, pada musim sebelumnya, kemenangan 2-1 diraih saat bermain di kandang, dan hasil imbang 1-1 dicatatkan ketika bermain tandang. Catatan itu menunjukkan konsistensi Persib dalam laga klasik ini.
Menilai kekuatan lawan, Bojan memberikan pandangan jujur mengenai kualitas skuad Macan Kemayoran.
“Mereka itu adalah tim yang bagus, tim yang paling banyak mengeluarkan uang untuk pemain asing,” terangnya.
Ia melihat lawan memiliki materi pemain mumpuni yang tentu menambah tantangan dalam pertandingan. Selain itu, sang pelatih menilai bahwa beban psikologis juga berada di pihak Persija. Tim asal ibu kota tersebut memiliki dorongan kuat untuk meraih trofi liga musim ini. “Tapi ini pertandingan yang akan dimainkan di Bandung, dan saya harap kami bisa menang,” tandasnya.
Saat ini Persib hanya berjarak dua angka dari Borneo, karena mengoleksi 35 poin. Apabila Persib mampu menundukkan Persija, posisi teratas akan kembali mereka duduki. Namun sebaliknya, jika Persib justru mengalami kekalahan, Persija yang saat ini berada di peringkat kedua dengan jumlah poin sama, berpeluang merebut singgasana klasemen. Apabila laga berakhir imbang, Borneo tetap bertahan di posisi puncak klasemen sementara.
Ketika menanggapi kekalahan yang dialami Borneo saat berhadapan dengan Persita. Bojan menyatakan timnya akan mencoba memanfaatkan peluang tersebut dengan sebaik mungkin. Ia menegaskan ambisi tim untuk tampil maksimal.
"Saya pernah bicara beberapa kali, Borneo memang memulai dengan fantastis, tapi dari 12 laga di awal mereka tampil delapan kali di kandang. Untuk mereka, tidak mudah ketika harus mulai melakukan perjalanan,” tutur Bojan.
Bojan kemudian memaparkan tantangan perjalanan dalam kompetisi domestik. Menurutnya, Liga Indonesia memiliki tingkat kesulitan tinggi karena jarak tempuh antar daerah yang sangat jauh.
“Di Eropa itu setiap klub mungkin hanya melakukan perjalanan 1-2 jam. Di sini, untuk ke Papua itu bisa mencapai 4-5 jam dan jika di Eropa itu seperti terbang dari Portugal ke Kazakhstan," paparnya.
Atas kondisi tersebut, Bojan menegaskan bahwa kompetisi menjadi semakin menguras tenaga, bukan hanya karena padatnya jadwal, tetapi juga karena moda transportasi yang digunakan. Ia menyebut perjalanan darat dengan bus kerap harus ditempuh tim, sehingga menambah tingkat kelelahan.
"Dan pada akhirnya, intensitas pertandingan yang tinggi dengan jarak jeda singkat membuat setiap tim harus benar-benar siap. Apalagi harus memainkan banyak pertandingan dengan masa jeda yang singkat," sambungnya. (H-3)

1 day ago
1




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412481/original/097624700_1763093838-WhatsApp_Image_2025-11-14_at_10.30.38_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185497/original/044642300_1744432974-potret_terbari_zhao_luzi__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411402/original/065607100_1763013375-Valve_Steam_Machine_01.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5413407/original/075172300_1763130396-20251114_153735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4859585/original/086914900_1718074715-female-hold-clock-brain-miniature-work-progress-time-think_151013-60904.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5380287/original/026074400_1760421304-iPhone_Air_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411835/original/088076100_1763022404-1924.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5330027/original/077922500_1756352249-Gemini_Generated_Image_od5e02od5e02od5e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5413389/original/081459800_1763128762-WhatsApp_Image_2025-11-14_at_19.05.59_bf16649d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432329/original/079320000_1764766872-Varian_TECNO_WATCH__Liputan6.comArief_Ferdian_Maulana_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1784724/original/023805100_1511922219-aws03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1258776/original/083037800_1465447060-Mozilla_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4147530/original/033395700_1662396481-peach-tea-peach-food-beverage-products-food-nutrition-concept.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411881/original/024204200_1763024492-54918631276_f927c9ca4b_c.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4680962/original/093560100_1702218376-Jepretan_Layar_2023-12-10_pukul_21.17.30.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409195/original/034125600_1762848431-Akuatik_-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2514400/original/014338600_1543878323-PUBG-Mobile-update.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412291/original/092284500_1763077007-Galaxy-Tab-A11-Hadir-di-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435582/original/076987400_1765080408-Andreas_Diantoro_1.jpg)