Selang Dua Hari, Dua Meteor Hantam Permukaan Bulan

1 month ago 26
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Selang Dua Hari, Dua Meteor Hantam Permukaan Bulan Ilustrasi permukaan bulan.(Freepik)

Fenomena langka terjadi di langit pada akhir Oktober 2025. Dua meteor dilaporkan menghantam permukaan Bulan hanya dalam selang dua hari. Peristiwa ini pertama kali terekam oleh astronom amatir asal Jepang, Daichi Fujii, yang juga kurator di Museum Kota Hiratsuka. Ia berhasil merekam dua kilatan cahaya terang di sisi gelap Bulan, pada 30 Oktober dan 1 November 2025.

Kilatan pertama terlihat pada 30 Oktober sekitar pukul 20.30 waktu Jepang. Berdasarkan hasil analisis, cahaya tersebut muncul di wilayah timur kawah Gassendi, salah satu area datar di sisi barat daya Bulan.

Dua hari kemudian, pada 1 November, kilatan serupa kembali terlihat di lokasi berbeda. Kali ini di dekat wilayah luas bernama Oceanus Procellarum. Kedua kilatan tersebut hanya berlangsung sepersekian detik, namun cukup terang untuk terekam jelas oleh kamera teleskop Fujii.

Menurut laporan yang dikutip dari The New York Times dan Space.com, dua ledakan cahaya itu disebabkan oleh hantaman meteoroid kecil berukuran beberapa sentimeter.

Karena Bulan tidak memiliki atmosfer pelindung seperti Bumi, benda langit sekecil apapun yang datang dari luar angkasa dapat langsung menabrak permukaannya dan menghasilkan kilatan terang akibat energi benturan yang sangat besar.

Para ilmuwan memperkirakan, kecepatan meteor yang menghantam permukaan Bulan mencapai lebih dari 27 kilometer per detik, atau sekitar 60.000 mil per jam. Dengan kekuatan sebesar itu, meski ukurannya kecil, benda tersebut bisa menghasilkan kawah berdiameter tiga hingga sepuluh meter di permukaan Bulan.

Fenomena ini menjadi perhatian khusus karena jarang sekali dua hantaman terekam dalam waktu yang berdekatan. Menurut IFL Science dan Mashable, kejadian ini kemungkinan besar berkaitan dengan aktivitas hujan meteor tahunan Taurid yang puncaknya terjadi pada akhir Oktober hingga awal November.

Aliran partikel dari sisa komet Encke yang menjadi sumber hujan meteor tersebut dapat memicu hantaman ke Bulan maupun ke atmosfer Bumi.

Video rekaman Fujii kemudian dibagikan ke berbagai komunitas astronomi dan disahkan oleh lembaga pengamat langit Jepang (JAXA). Hasil verifikasi menunjukkan bahwa kedua peristiwa tersebut memang merupakan benturan nyata, bukan pantulan cahaya atau gangguan kamera.

Ahli astronomi menyebut, pengamatan seperti ini sangat penting untuk memahami seberapa sering permukaan Bulan terkena hantaman meteoroid.

Data ini dibutuhkan untuk mempersiapkan misi-misi eksplorasi manusia ke Bulan dalam beberapa tahun mendatang. NASA dan lembaga antariksa lainnya dapat menggunakan data ini untuk menentukan lokasi pendaratan yang lebih aman bagi wahana dan astronot. (ndtv.com, iflscience.com, space.com, nytimes.com, mashable.com/Z-10)

Read Entire Article