Strategic Communication Tidak Lahir dari Ruang Hampa

7 hours ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Strategic Management vs Strategic Communication

Dalam praktik profesional, komunikasi tidak pernah berjalan tanpa konteks. Setiap pesan yang disampaikan organisasi selalu berkaitan dengan tujuan tertentu seperti apakah ingin membangun kepercayaan, memperluas pasar, mengelola krisis, atau menjaga reputasi jangka panjang. Semua tujuan tersebut dirumuskan terlebih dahulu dalam kerangka strategic management. Praktisnya, strategic management membahas bagaimana organisasi menentukan visi, misi, dan arah jangka panjangnya, sekaligus bagaimana mereka membaca peluang, risiko, dan persaingan. Komunikasi kemudian hadir sebagai alat untuk menerjemahkan strategi tersebut kepada publik internal maupun eksternal. Namun, tanpa pemahaman manajemen, komunikasi strategi berisiko menjadi sekadar aktivitas teknis yang ramai di media, tetapi arah menjadi kurang fokus.

Pada ranah ilmu komunikasi, memahami strategic management berarti memahami posisi komunikasi dalam struktur pengambilan keputusan organisasi. Strategic communication bukan sekadar soal bagaimana berbicara, tetapi juga mengapa harus berbicara dan apa konsekuensinya. Ketika perusahaan melakukan ekspansi bisnis, merger, rebranding, atau transformasi digital, keputusan tersebut bukanlah keputusan komunikasi. Itu adalah keputusan strategis. Namun, keberhasilan keputusan tersebut sangat bergantung pada bagaimana komunikasi dijalankan. Di sinilah komunikasi berperan sebagai jembatan antara strategi manajemen dan publik.

Contoh nyata dapat dilihat dalam praktik Public Relations (PR) korporasi. Misalnya, ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk beralih ke praktik bisnis berkelanjutan atau green business. Keputusan ini berasal dari strategic management yang mempertimbangkan tekanan pasar, regulasi, dan tuntutan konsumen. PR tidak bisa serta merta membuat kampanye “ramah lingkungan” tanpa memahami konteks strategis tersebut. Jika komunikasi dilakukan tanpa dasar manajemen yang kuat, perusahaan justru berisiko dituduh melakukan greenwashing. Dalam hal ini, PR harus memahami tujuan strategis perusahaan, kebijakan internal, serta langkah nyata yang telah dan akan dilakukan. Langkah berikutnya dirancangnya komunikasi untuk membangun kepercayaan publik. Contoh lain adalah saat perusahaan menghadapi krisis, seperti isu keselamatan produk atau konflik ketenagakerjaan. Strategi komunikasi krisis tidak bisa hanya mengandalkan kecepatan merespons media. PR perlu memahami keputusan manajemen apakah perusahaan akan menarik produk, melakukan restrukturisasi, atau mengubah kebijakan. Tanpa pemahaman strategic management, komunikasi krisis menjadi reaktif dan berpotensi memperburuk situasi.

Dalam pembelajaran di ruang kelas, mahasiswa PR sering kali fokus pada aspek kreatif seperti pesan yang menarik, desain visual, atau potensi viral. Aspek ini memang penting, tetapi tidak cukup. Tanpa memahami konteks manajerial, mahasiswa cenderung melihat strategi komunikasi sebagai sesuatu yang berdiri sendiri. Akibatnya, strategi komunikasi sering dipahami sebagai kegiatan jangka pendek yang mengejar perhatian, bukan sebagai proses jangka panjang yang selaras dengan tujuan organisasi. Kenyataannya, di dunia profesional, komunikasi yang strategis selalu terikat pada kepentingan organisasi dan dampak yang lebih luas.

Di dunia kerja, praktisi PR, communication strategist, maupun corporate communication officer tidak hanya dituntut pandai berkomunikasi, tetapi juga mampu membaca situasi organisasi. Mereka perlu memahami kepentingan bisnis, dinamika pemangku kepentingan, serta risiko reputasi yang mungkin muncul. Di sinilah pentingnya mahasiswa PR memahami strategic management. Bukan untuk menjadi manajer keuangan atau analis bisnis, tetapi agar mampu merancang komunikasi yang relevan, etis, dan berkelanjutan. Komunikator yang memahami strategi akan lebih siap terlibat dalam pengambilan keputusan, bukan sekadar menjadi pelaksana teknis. Strategic communication tidak lahir dari ruang hampa. Strategi ini tumbuh dari pemahaman strategic management yang matang. Bagi mahasiswa PR, memahami manajemen bukan berarti meninggalkan identitas keilmuan, tetapi justru memperkuat peran komunikasi sebagai bagian penting dari strategi organisasi. Di era kolaborasi lintas disiplin, komunikator yang memahami strategi akan selalu memiliki nilai lebih, bukan hanya mampu berbicara namun tetapi juga memahami arah.

Pemahaman terhadap strategic management juga membuka peluang kerja yang lebih luas dan posisi yang lebih strategis bagi lulusan public relations. Praktisi komunikasi yang mampu membaca visi perusahaan, memahami arah bisnis, serta mengaitkan pesan komunikasi dengan tujuan jangka panjang organisasi akan dipandang sebagai strategic partner, bukan sekadar staf pendukung. Dalam proses rekrutmen, perusahaan cenderung mencari komunikator yang tidak hanya mahir membuat konten atau mengelola media, tetapi juga mampu berpikir analitis, memahami konteks industri, dan berkontribusi dalam perumusan strategi organisasi.

Selain itu, penguasaan strategic management membuat lulusan PR lebih adaptif terhadap berbagai peran lintas fungsi, seperti Read Entire Article