Ilustrasi(Media Sosial X)
DI balik tembok keheningan yang dibangun otoritas Iran melalui pemblokiran internet, suara-suara ketakutan dan keberanian mulai merayap keluar. Omid (bukan nama sebenarnya), seorang pria berusia 40-an dari kota kecil di selatan Iran, menceritakan kengerian yang ia saksikan dengan mata kepala sendiri saat turun ke jalan memprotes krisis ekonomi yang kian mencekik.
"Saya melihatnya sendiri, mereka menembak langsung ke barisan pengunjuk rasa, dan orang-orang tumbang di tempat mereka berdiri," ujar Omid dengan suara gemetar, khawatir identitasnya terlacak oleh aparat.
Omid mengungkapkan pasukan keamanan menggunakan senapan serbu jenis Kalashnikov untuk menghadapi massa yang tidak bersenjata. "Kami melawan rezim brutal dengan tangan kosong," cetusnya pedih.
Eskalasi Pasca Peringatan Pemimpin Tertinggi
Gelombang protes anti-pemerintah ini mencapai puncaknya pada Kamis malam lalu, menyusul seruan dari Reza Pahlavi, putra mahkota Iran di pengasingan. Namun, situasi berubah menjadi pertumpahan darah setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memberikan peringatan keras.
"Republik Islam tidak akan mundur," tegas Khamenei pada hari Jumat. Tak lama setelah pernyataan tersebut, pasukan keamanan dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan meningkatkan tindakan represif secara drastis.
Seorang perempuan muda di Teheran menggambarkan suasana hari Kamis tersebut seperti "hari penghakiman." Menurutnya, wilayah-wilayah terpencil di ibu kota yang biasanya tenang pun dipenuhi oleh massa yang marah. Namun, apa yang terjadi keesokan harinya jauh lebih traumatis.
"Pada hari Jumat, pasukan keamanan hanya membunuh, membunuh, dan membunuh. Melihatnya langsung membuat saya sangat terpukul hingga kehilangan semangat. Jumat adalah hari yang berdarah," ungkapnya.
Perang Sepihak di Jalanan
Kesaksian warga menggambarkan Teheran layaknya medan perang. Namun, mereka menegaskan ada ketimpangan besar dalam konflik ini. Para pengunjuk rasa mencoba mencari perlindungan di jalanan, sementara aparat terus merangsek maju.
"Dalam perang, kedua belah pihak memiliki senjata. Di sini, orang-orang hanya meneriakkan slogan dan kemudian dibunuh. Ini adalah perang sepihak," tambah wanita tersebut.
Saat ini, ketakutan mulai menyelimuti jalanan. Banyak warga yang memilih tetap berada di dalam rumah atau masuk ke gang-gang kecil untuk terus menyuarakan protes melalui teriakan, guna menghindari konfrontasi langsung dengan peluru tajam.
Di sisi lain, media pemerintah Iran melaporkan otoritas menuduh Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik kerusuhan ini, serta mengutuk apa yang mereka sebut sebagai "aksi teroris."
Hingga saat ini, akses informasi keluar-masuk Iran masih sangat terbatas akibat pemutusan jaringan internet secara sistematis oleh pemerintah, yang mempersulit verifikasi jumlah korban secara menyeluruh. (BBC/Z-2)

2 hours ago
2




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412481/original/097624700_1763093838-WhatsApp_Image_2025-11-14_at_10.30.38_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185497/original/044642300_1744432974-potret_terbari_zhao_luzi__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5413407/original/075172300_1763130396-20251114_153735.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4859585/original/086914900_1718074715-female-hold-clock-brain-miniature-work-progress-time-think_151013-60904.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5380287/original/026074400_1760421304-iPhone_Air_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411835/original/088076100_1763022404-1924.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5330027/original/077922500_1756352249-Gemini_Generated_Image_od5e02od5e02od5e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5413389/original/081459800_1763128762-WhatsApp_Image_2025-11-14_at_19.05.59_bf16649d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1784724/original/023805100_1511922219-aws03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432329/original/079320000_1764766872-Varian_TECNO_WATCH__Liputan6.comArief_Ferdian_Maulana_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4147530/original/033395700_1662396481-peach-tea-peach-food-beverage-products-food-nutrition-concept.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4680962/original/093560100_1702218376-Jepretan_Layar_2023-12-10_pukul_21.17.30.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2514400/original/014338600_1543878323-PUBG-Mobile-update.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412291/original/092284500_1763077007-Galaxy-Tab-A11-Hadir-di-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5251941/original/065189400_1749815167-WhatsApp_Image_2025-06-12_at_17.50.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435582/original/076987400_1765080408-Andreas_Diantoro_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5413667/original/041121300_1763189896-Telkomsel_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414355/original/024973700_1763278547-WhatsApp_Image_2025-11-15_at_10.54.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5412237/original/029142400_1763045271-WhatsApp_Image_2025-11-13_at_18.44.56_8bbd8dc4.jpg)