Pasar AS Berguncang akibat Penyelidikan Kriminal Terhadap Jerome Powell Picu Aksi Sell America

1 hour ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Pasar AS Berguncang akibat Penyelidikan Kriminal Terhadap Jerome Powell Picu Aksi Sell America Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell(Media Sosial X)

KEPUTUSAN pemerintahan Trump untuk memulai penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, memicu gelombang kekhawatiran di pasar finansial. Investor merespons dengan menghidupkan kembali tren "Sell America" pada Minggu malam, yang ditandai dengan aksi jual masif pada kontrak berjangka saham, obligasi, dan mata uang dolar AS.

Meski demikian, guncangan di pasar saham sempat mereda pada Senin (12/1). Indeks Dow Jones berhasil bangkit dari keterpurukan 500 poin dan ditutup menguat 0.17% di level rekor tertinggi. Langkah serupa diikuti oleh S&P 500 yang naik 0.16% dan Nasdaq yang menguat 0.26%.

Namun, pemulihan di sektor saham tidak diikuti oleh penguatan dolar. Indeks dolar tetap tertekan terhadap mata uang utama lainnya, sementara imbal hasil (yield) obligasi Treasury 10-tahun melonjak mendekati level tertinggi dalam satu bulan di angka 4.19%. Kenaikan yield ini menjadi sinyal upaya pemerintah menekan The Fed justru bisa berbalik arah, membuat suku bunga tetap tinggi. Kondisi itu berlawanan dengan keinginan presiden.

Emas dan Perak Meroket di Tengah Ketidakpastian

Ketegangan politik ini mendorong investor beralih ke aset aman (safe haven). Harga emas berjangka melonjak 2.5% ke rekor tertinggi di atas US$4,600 per troy ounce, sementara perak melesat hingga 7.3% melampaui US$86 per troy ounce. Fenomena ini oleh Wall Street disebut sebagai "debasement trade", di mana investor menumpuk aset keras karena khawatir nilai mata uang dan obligasi negara akan merosot akibat hilangnya kredibilitas institusi.

Paul Ashworth, Kepala Ekonom Amerika Utara di Capital Economics, menilai investor mungkin menganggap upaya merusak independensi The Fed akan gagal. Namun, lonjakan logam mulia tetap menjadi sinyal bahwa pasar sedang bersiap menghadapi volatilitas tinggi.

Risiko Tergerusnya Kepercayaan Global

Independensi bank sentral dianggap sebagai fondasi stabilitas pasar global agar kebijakan moneter bebas dari kepentingan politik jangka pendek. Jika kepercayaan ini runtuh, dampaknya bisa fatal bagi ekonomi Amerika.

“Erosi kepercayaan yang berkepanjangan terhadap independensi Federal Reserve dapat membebani greenback (dolar), mengangkat imbal hasil jangka panjang, dan memperkuat volatilitas pasar global, hasil yang bertentangan dengan tujuan yang dinyatakan pemerintah,” ujar Karl Schamotta, Kepala Strategi Pasar di Corpay.

Senada dengan hal tersebut, Krishna Guha dari Evercore ISI memperingatkan risiko terhadap independensi The Fed akan menjadi tema kunci sepanjang tahun 2026.

“Kami berpendapat bahwa tren (Sell America) bisa saja semakin cepat dan akan bertahan lama, dengan risiko independensi Fed sebagai tema utama sepanjang tahun '26,” tulis Guha dalam catatan Senin. Namun, ia menambahkan, “Investor telah belajar hidup dengan gertakan Trump terhadap Fed, dan Powell hanya menyisakan empat bulan masa jabatan.”

Meskipun pasar saham menunjukkan ketahanan pada awal pekan ini, mata dunia kini tertuju pada apakah institusi keuangan AS mampu mempertahankan kredibilitasnya di tengah tekanan politik yang luar biasa dari Gedung Putih. (CNN/Z-2)

Read Entire Article